Teater Drama Menjadi Drama Berdarah

Teater Drama Menjadi Drama Berdarah

Teater Drama Menjadi Drama Berdarah – Di suatu malam yang berada di sebuah negara yang sedang mengadakan pertunjugakan teater drama musikal,

yang dimana babak kedua drama musikal baru mula hampir semua penonton sudah duduk rapih di bangkunya masing – masing.

Tiba – tiba ada seseorang bertopeng datang di tengah – tengah pangung,

dan orang itu menembakan kearah atas dengan berteriak ” hentikan perang di chechnya” banyak penonton masih berpikir itu adalah bagian dari pertunjukan.

Pria bertopeng itu beraksi dengan menyuruh semua aktor yang terlibat di teater drama musikal untuk berkumpul,

dan menyuruh mereka untuk duduk berbaris paling depan.

Kemudian sekita 50 orang lelaki dan perempuan bertopeng menyebar kesemua penonton, yang masih belum begitu sadar akan apa yang telah terjadi.

Teater Drama Menjadi Drama Berdarah

Sebagian besar para wanita yang bertopeng mengikatkan diri mereka dengan bom,

mereka mengaku sebagai janda penjuang chechnya mereka mengancam akan meledakan bom dalam 10 menit kalau polisi mulai menyerbu.

Melalui videotape yang disiarkan di televisi Qatar Al – Jazeera pada hari kamis yang lalu,

mereka menuntuk penarikan pasukan rusia dari checnya dalam seminggu.

Mereka bersedia berkorbankan diri untuk kemerdekaan chechnya, ujar salah satu orang dari mereka yang mengenakan topeng.

Tak lama setelah mereka menguasai gedung mereka membebaskan 20 anak – anak dan sebagian wanita muslim, sehinga total yang di bebaskan kurang lebih 200 sandra.

Tragedi Selanjutnya

Para penyandra mengancam akan mulai membunuh sandera sabtu pagi lalu jika presiden tidak memproklamikan keberhentianya perang chechnya dan mulai menarik pasukan.

Tapi beberapa jam sebelum matahari muncul, pasukan militer rusia masuk dan membantai semua penyandra yang ada di gedung teater drama itu,

banyak yang bertanya – tanya bagaimana mereka bisa melumpukan para penyandra tanpa harus ada yang terluka.

Sejak runtuhnya Uni Soviet seperti negara – negara lain chechnya memang menginkan kemerdekaan pada tahun 1991 dan ingin membentuk negara islam agama yang mayoritas islam.

Dan sebagian dari warga chechnya mengingikan menjadi warga rusia.